Pamit
Maaf, aku harus menjauh darimu. Maaf, aku harus segera melupakanmu. Dan maaf, aku harus berhenti menunggumu. Aku pamit. Aku harus pergi. Izinkan aku mengucapkan selamat tinggal dihadapanmu. Izinkan aku menatap wajah dan senyummu yang memikat itu. Izinkan aku mendengar suaramu memanggil namaku. Apakah boleh? Semua itu sebagai kenangan terakhir yang mungkin takkan pernah ku lupa. Mungkin, suatu hari nanti aku akan merindukanmu. Rindu canda tawa yang pernah terlukis di saat kita bertemu. Dan mungkin, aku akan menyesali atas keputusanku untuk pergi darimu. Bila pada akhirnya aku harus menahan rindu. Aku ingin tahu, apakah setelah aku pergi kamu akan rindu? Apakah kamu akan menghampiriku lalu berkata "tetap disini bersamaku"? Apakah kamu akan merasa kehilanganku? Oh iya, aku lupa, aku bukan siapa-siapa dalam hidupmu. Tak mungkin semua itu jadi kenyataan. Hanya ilusiku yang penuh fatamorgana. Ketahuilah, aku ingin kamu tahu rasanya kehilangan seseorang yang tulus menyayangi...